Detail News

01-02-2021 08:00:00
Biar Tak Memberatkan Kinerja Mobil Anda,, Coba Perhatikan Kondisi AC..


AC mobil

 

Pengendara mobil memang semakin difasilitasi dengan fitur-fitur yang akan membuat mereka tetap nyaman ketika berkendara. Salah satu fitur yang selama ini sudah sangat terasa manfaatnya adalah dengan adanya AC (Air Conditioning). Panas dan pengapnya ketika berada di dalam mobil tanpa AC memang sudah dirasakan ketika mengendarai mobil ‘zaman dulu’. Namun sekarang dengan adanya fitur AC ini tentu rasa panas dan pengap ketika berkendara itu tidak akan terasa lagi. Para pengendara mobil mengakui bahwa AC ini mengambil peranan yang cukup besar dalam hal kenyamanan berkendara.

 

AC mobil

Namun yang patut diperhatikan saat ini adalah harus diakui pula bahwa AC ini mengambil peranan yang besar dalam membuat kerja mesin mobil menjadi lebih berat. Hal tersebut disebabkan sistem dari AC itu sendiri yang masih bergantung langsung pada putaran mesin mobil yang dikendarai.  Hal lain yang membuat mesin semakin terbebani adalah kesalahan ketika mengatur fungsi AC sehingga kinerja mesin semakin berat ketika kendaraan melaju. Maka dari itu, penting sekali mengatur fungsi yang benar agar beban dapat berkurang.

AC mobil

Permasalahan ini dapat diketahui dengan cara melihat tanda-tanda utama karena biasanya AC mobil yang memiliki masalah karena salah pasang memiliki tanda-tanda utama. Adapun tanda-tanda utama yang dapat dilihat adalah ketika mesin yang seakan-akan ingin mati ketika akan berhenti. Hal lain yang dapat diamati adalah dalam kecepatan mobil yang rendah maka gas mobil Anda ditekan lebih dalam dari biasanya agar putaran mesin mobil Anda menjadi lebih meningkat.

Hal yang sangat penting adalah perlu Anda ketahui beberapa penyebab di balik gejala-gejala yang terjadi agar kinerja mesin dari mobil Anda tetap terjaga dengan baik. Salah satu penyebab gejala pada mesin Anda adalah karena settingan pada bagian idle AC yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan seharusnya. Dalam kondisi normal sendiri, ketika AC mobil Anda belum dihidupkan maka mesin mobil akan bergerak di putaran sekitar 800 rpm. Namun hal ini akan berubah ketika AC mobil sudah mulai menyala, bahkan Anda akan melihat putarannya naik menjadi sekitar 900 rpm atau bahkan terkadang sampai menyentuh angka 1.000 rpm. Jika putaran dalam angka rpm ini tidak menunjukkan angka yang sesuai dengan ketentuan normal maka secara otomatis mesin mobil Anda akan mudah mati.

Kasus mobil yang mudah ini sebenarnya memang jarang terjadi kepada mobil yang mempunyai mesin injeksi. Hal ini disebabkan AC mobil sudah sepenuhnya diatur dengan sistem elektrik. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan terjadi terhadap mobil Anda sehingga settingan manual sendiri sebenarnya masih dibutuhkan untuk mengantisipasi mobil Anda mudah mati.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sirkulasi yang harus terjaga dalam kondisi baik. Sirkulasi yang kurang baik akan bisa menjadi penyebab putaran compressor harus bekerja lebih ekstra. Dalam kasus seperti ini tentu akan menyebabkan putaran mesin semakin bertambah berat. Masalah ini sebenarnya lebih banyak disebabkan oleh adanya debu yang menumpuk pada bagian dalam mobil Anda sehingga menyebabkan condensor atau evaporator menjadi terganggu, alhasil kinerjanya menjadi kurang maksimal. Satu lagi yang membuat mobil menjadi drop adalah compressor yang terlalu besar dan tidak sesuai dengan standar. Kebanyakan hal ini disebabkan compressor yang sudah rusak ketika proses pergantian dengan compressor yang tidak standar atau perawatan yang kurang dipehatikan.

  

TELP / WA : 0822 11111 688
 
 

 
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash