Detail News

18-09-2020 18:59:22
Mengenal Komponen AC Dasar


Komponen AC Mobil

Komponen AC mobil dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu komponen utama, komponen pendukung, dan komponen kelistrikan.

A. KOMPONEN UTAMA
Komponen utama AC mobil terdiri dari compressor, condensor, katup ekspansi, dan evaporator. Gambar  di bawah ini menunjukan rangkaian komponen-komponen tersebut. Warna merah untuk sisi tekanan tinggi, dan warna biru untuk sisi tekanan rendah.

1. compressor
compressor merupakan komponen utama AC yang berfungsi untuk mensirkulasikan refrigerant ke seluruh unit AC dengan cara menaikkan tekanan refrigerant. Fungsi compressor mirip dengan fungsi jantung pada tubuh manusia dan refrigerant sebagai darahnya. compressor memiliki dua saluran, yaitu saluran hisap (suction) dan saluran buang (discharge). Saluran hisap dihubungkan dengan evaporator dan merupakan sisi tekanan rendah, sedangkan saluran buang dihubungkan dengan condensor dan merupakan sisi tekanan tinggi. Refrigeran dalam fase gas pada tekanan dan temperature rendah dihisap oleh compressor melalui saluran hisap kemudian dimampatkan sehingga tekanan dan temperaturnya naik selanjutnya mengalir ke condensor melalui saluran buang.
Tipe compressor dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tipe resipro (crankshaft), tipe swash plate, dan tipe wooble plate.
a. compressor tipe resipro (Crank Shaft)
compressor tipe ini bekerja dengan memanfaatkan gerak putar dari mesin yang diterima oleh crank shaft compressor. Di dalam compressor gerak putar dari crank shaft diubah menjadi menjadi gerak bolak balik torak untuk menghisap dan memampatkan refrigerant.
Prinsip kerja compressor torak terdiri dari dua langkah, yaitu langkah hisap dan langkah kompresi. Saat langkah hisap torak bergerak turun dari titik mati atas ke titik mati bawah, volume silinder mengembang sehingga tekanan di dalam silinder turun atau terjadi kevakuman di dalam silinder. Akibatnya katup hisap membuka dan refrigerant masuk ke dalam silinder. Proses ini berlangsung sampai torak mencapai titik mati bawah.
Pada langkah kompresi, torak bergerak naik dari titik mati bawah ke titik mati atas. Refrigerant mengalami pemampatan sehingga tekanan dan temperaturnya naik. Akibat tekanan refrigerant yang tinggi, katup hisap akan menutup dan katup buang membuka sehingga refrigerant keluar dan mengalir ke condensor. Gambar 2 memperlihatkan cara kerja compressor torak.

b. compressor tipe Swash Plate
Pada compressor jenis ini, gerakan torak diatur oleh swash plate pada jarak tertentu dengan 6 atau 10 silinder. Ketika salah satu sisi pada torak melakukan langkah tekan, maka sisi yang lainnya melakukan langkah isap. Pada dasarnya, proses kompresi pada tipe ini sama dengan proses kompresi pada compressor tipe crank shaft. Perbedaannya terletak pada adanya tekanan oleh katup isap dan katup tekan. Selain itu , perpindahan gaya pada tipe swash plate tidak melalui batang penghubung (connecting rod), sehingga getarannya lebih kecil. Gambar dibawah ini memperlihatkan bagian-bagian dari compressor tipe swash plate.

c. compressor tipe Wobble Plate
Sistem kerja compressor tipe ini sama dengan compressor tipe swash plate. Namun dibandingkan dengan compressor tipe swash plate, penggunaan compressor tipe wobble plate lebih menguntungkan, diantaranya adalah kapasitas compressor dapat diatur secara otomatis sesuai dengan kebutuhan beban pendinginan. Selain itu, pengaturan kapasitas yang bervariasi akan mengurangi kejutan yang disebabkan oleh kopling magnetic (magnetic clutch). Cara kerjanya, gerakan putar dari poros compressor diubah menjadi gerak bolak-balik oleh plat penggerak (drive plate) dan wobble plate dengan bantuan guide ball. Gerakan bolak-balik ini selanjutnya diteruskan ke torak melalui batang penghubung. Berbeda dengan jenis compressor swash plate, compressor jenis wobble plate hanya menggunakan satu torak untuk satu silinder.
Meskipun jenis compressor di atas mempunyai cara kerja dan konstruksi yang berbeda, namun pada prinsipnya sama, yaitu menekan refrigerant dan menghasilkan laju aliran massa refrigerant. Sebenarnya masih ada tipe compressor lainnya, yaitu compressor tipe rotary vane dan tipe scroll, namun jarang digunakan. Berikut ini gambar compressor tipe wobble plate.



  

TELP / WA : 0822 11111 688