Detail News

04-10-2020 08:00:00
Mengecek Kebocoran Sistem Sirkulasi Refrigeran


 

Semua bagian dari sistem seperti; condensor, evaporator, compressor yang telah diperbaiki, sebelum dipasang harus diperiksa kebocorannya.  Pada sistem yang baru atau yang menunjukkan tanda-tanda kurang refrigeran, atau ada refrigeran yang bocor, maka kebocoran ini harus dicari dengan alat pendeteksi kebocoran (Leak detector).  Tempat kebocoran biasanya dapat dengan mudah diketahui, karena ada minyak yang menetes atau lapisan minyak didekat tempat yang bocor.  Bila tidak ada tanda-tanda minyak tersebut sedang didalam sistem tidak ada refrigeran, maka kita harus menambahkan refrigeran ke dalam sistem, kemudian sistem dijalankan.  Kemudian pemeriksaan pada sisi tekanan tinggi dapat dilakukan, sedangkan pemeriksaan pada sisi tekanan rendah dilakukan setelah sistem tidak jalan (sistem dimatikan). 

Pada umumnya ada 5 metode yang digunakan untuk mengetes kebocoran sistem refrigeran, antara lain:

  1. Mencari kebocoran dengan menggunakan busa sabun (soap bubbles).
  2. Mencari kebocoran dengan nyala api (Halide torch detector).
  3. Mencari kebocoran dengan alat elektronik (Electronic leak detector).
  4. Mencari kebocoran dengan zat warna (Colored tracing agent).
  5. Mencari kebocoran dengan cara merendam dalam air setelah diberi tekanan.

Mencari kebocoran sistem refrigerator dengan busa sabun dan dengan merendam dalam air setelah sistem refrigeran tersebut diberi tekanan merupakan cara yang paling murah dan sederhana. Sebelum direndam sistem harus diberi tekanan kurang lebih 150 psig, dengan syarat tidak boleh menggunakan udara basah (lembab) dan semua komponen kelistrikannya harus dilepaskan. Kebocoran dapat diketahui letaknya tepat pada tempat yang bocor atau dimana gelembung gas terjadi.  Electronic leak detector dan halide torch leak detector tidak dapat menunjukkan secara tepat tempat terjadinya kebocoran seperti pada penggunaan busa sabun.  Busa sabun hanya dapat dipakai untuk kebocoran yang tidak terlalu besar dan pada tempat-tempat yang muda dilihat dengan mata serta dapat dijangkau dengan tangan. Memakai busa sabun harus pada bagian dari sistem yang ada tekanannya. Dan setelah selesai melakukan pengetesan, sistem harus dibersihkan dari busa sabun. Selain busa sabun juga dapat menggunakan minyak yang encer dan beberapa cairan khusus seperti; Search (The liquid leak detector), D-tekt (Bubble leak detector), Leak spot (Bubble disperser), Restorseek leak locator, leak finder foam, drop & dab leak detector dan lain sebagainya.

 

Sumber :  Panduan Praktek Refrigerator dan Pemimpaan, oleh Tim Lab. Refrigerasi dan Tata Udara, Tim Lab, Politeknik Negeri Bali diakses 18 Januari 2014 melalui http://elektrojiwaku.blogspot.com/2011/04/cara-perbaikan-ac-mobil.html.

 

  

TELP / WA : 0822 11111 688
 
 

 
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash
  • Splash